Heyis Blogs

Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar.

Linux Bagian 2

Posted by luka1924 on September 17, 2008

C. Multitasking
Seorang pemakai dapat melakukan beberapa pekerjaan dalam waktu yang bersamaan dari sebuah  terminal.  Pekerjaan-pekerjaan  yangtidak  memerlukan  interaksi  dari  pemakai (seperti melakukan pengurutan data dan pengecekan kosakata) bisa dilaksanakan di latar belakang. Pemrosesan ini memungkinkan saat suatu pekerjaaan sedang dilaksanakan oleh system, pemakai dapa tmelakukan tugas-tugas yang lain. Kemampuan  sistem  operasi  yang  memungkinkan  seseorang  dapat  melaksanakan beberapa tugas pada saat bersamaan biasa dinamakan multitasking.
D. Shell Unix
Shell  UNIX  menjadi  jembatan  antara  pemakai  dan  system.  Ia  bertindak  sebagai penerjemah perintah yang sangat bermanfaat bagi pemakai. Kemampuan shell mencakup dua hal :

 modus interaktif
 modus pemrograman

Pada mode interaktif, pemakai dapat memberikan perintah dan kemudian shell akan mengerjakan perintah yang di berikan. Hal ini dapat diulang-ulang, sebab begitu shell menjalankan perintah, shell akan menunggu pemakai memberikan perintah kembali. Pada  modus  pemrograman,pemakai  dapat  menyusun  suatu  program  yang  berupa sejumlah perintah yang biasa disebut skrip shell. Selanjutnya, shell akan mengerjakan perintah-perintah  tersebut  secara  berurutan.  Hal  seperti  ini  sangat  bermanfaat  untuk menangani pekerjaan yang bersifat rutin. Pada modus ini pemakai dapat membuat suatu prototype suatu kegiatan tanpa harus menggunakan bahasa pemrograman seperti C. Baik  pada  mode  interaktif  maupun  pemrograman,  pemakai  dapat  dengan  mudah mengarahkan keluaran-keluaran  perintah  yang  normalnya  kelayar  menjadi  ke  suatu berkas. Bahkan pemakai dapat juga mengatur agar hasil suatu perintah menjadi masukan bagi perintah yang lain.

E. Sejarah Linux
Ken Thompson dari laboratorium Bell membuat versi awal dari UNIX dengan nama UNICS (UNIplexed  Information  and  Computing  service),  suatu  nama  yang dipengaruhi oleh system operasi pendahulunya, MULTICS (multiplexed Information and Computing Services). MULTICS sendiri juga diciptakan oleh Ken Thompson dan rekan-rekannya. Versi pertama unix diselesaiakan pada tahun 1969,ditulis dengan bahasa rakitan (assembly)  pada  komputer  PDP-7 (sebuah  komputer  keluaran  Digital equipment Corporation).
Pada tahun 1973,Ken Thompson dan Dennis Ritchie menulis ulang kernel – bagian inti dari system UNIX – dengan bahasa C. Perkembangan inilah yang membuat UNIX kini dapat  diterapkan  pada  pelbagai  mesin,  mengingat  C  adalah  bahasa  yang  portable (mudah dipindahkan).
Pemakaian UNIX pada mesin lain dimulai pada tahun 1976/1977. Saat itu Dennis Ritchie dan Stephen Johnson berhasil memindahkan system UNIX ke mesin interdat 8/32. Hal inilah  yang  menjadi  tonggak  sejarah  yang  menunjukkan  keportabilitasan  UNIX. Sekitar  tahun 1975  Laboratorium  Bell  mulai  memberikan  UNIX  ke  universitas- universitas  dengan  imbalan  yang  sangat  murah.  Salah  satunya  universitas  yang melahirkan unix yang sangat populer adalah universitas California, Barkeley. Versi UNIX-nya  terkenal  dengan  sebutan  BSD (Barkeley  Software  Distribution). Lisensi UNIX yang bersifat komersial diberikan pertama kali oleh AT&T ke systems Onyx, sebuah perusahan yang diberikan oleh Bob Marsh dan kip Myers pada tahun 1978. Saat itu UNIX dianggap sebagai system operasi yang ampuh untuk menangani system dengan16bit.

Pada dekade 80-an, UNIX berkembang dengan pesat, termasuk pada 13C. Salah satu system UNIX pada PC yang terkenal adalah XENIX (Santa Cruz Operastion), yang merupakan mitra Microsoft. Pada decade ini pula lahir system V (1984, dikembangkan di Computing Science Research Group, Bell Laboratories, New Jersey) yang menjadi kiblat dari kebanyakan versi UNIX. Selain itu, pada tahun 1984 juga terdapat proyek yang disebut GNU (GNU’s not Unix) yang dikembangkan oleh the Free Software Foundation (FSF). Tujuan dari proyek ini adalah membangun sistem semacam UNIX yang bersifat bebas royalty bagi pemrogram dan pengembang. Proyek inilah yang di kemudian hari mendasari system operasi linux.

Mulai pertengahan 90-an Linux (cloning dari system operasi UNIX yang diciptakan oleh Linus Torvalds dan dipublikasikan pertama kali sekitar tahun 1991) mulai naik daun dilingkungan PC dan menjadi pesaing Microsoft windows, memasuki tahun 2000, Linux terus berkibar. Dengan konsep “open source” (kode program bisa dilihat dan dikembangkan oleh siapa saja) dan gratis,banyak pemakai, terutama di lingkungan kampus, yang tertarik menggelutinya. Dukungan aplikasi yang kian meluas, dari aplikasi perkantoran, multimedia, hingga database, yang kebanyakan bersifat gratis, membuat linux  tumbuh  dengan  cepat.  Kini  muncul  banyak  distribusi  linux,  antara  lain    :

 Red hat
 Mandrake
 Slackware
 Debian
 Suse
LINUX (Kernel-nya saja) adalah sistem operasi komputer yang bermula dari proyek hobi Linus Torvalds, seorang mahasiswa dari Helsinki University, Finlandia. Linus sendiri terinspirasi Minix, suatu sistem UNIX kecil yang dikembangkan Prof. Andrew Tanenbaum dari derFrein University,Amsterdam.

Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Pada 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu 0.02. Versi ini hanya dapat menjalankan Bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc  (GNU C Compiler). Saat ini, Linux telah berkembang demikian cepat sehingga dilengkapi banyak program, mulai dari Office Suite  semacam StarOffice hingga server web  (seperti Apache), email (Sendmail), database (PostgreSQL  dan  MySQL),  dan  lainnya  sehingga  jadi  GNU/Linux. Linux didistribusikan secara bebas bersama program GNU (Gnu is Not Unix) lainnya dengan model lisensi GPL (General Public License). GNU/Linux atau yang selanjutnya disebut Linux saja adalah UNIX Clone, sebuah sistem operasi komputer yang mirip seperti UNIX yang merupakan implementasi independent dari POSIX.

Saat  ini  linux  adalah  system  UNIX  yang  sangat  lengkap,  bias  digunakan  untuk jaringan,pengembangan software dan bahka untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternative system operasi yang jauh lebih bagus dan baik.

F. Sekilas Tentang Linus Torvalds
Linus Torvalds dilahirkan di Helsinki, Finlandia, pada tanggal 28 Desember 1969. Dalam usianya yang ke 10, Linus mulai berkecimpung di dalam pemograman komputer, dengan menggunakan komputer milik kakeknya, Commodore VIC-20. Komputing pun menjadi hobinya. Pada tahun 1988 Linus diterima menjadi mahasiswa di University of Helsinki, Finlandia. Pada tahun 1990, Linus memulai kelas pemograman C pertamanya. Pada tahun 1991, Linus membeli PC pertamanya,dan dia tidak puas dengan sistem operasi pada komputernya. Saat itu, komputernya menggunakan MS-DOS (Disk Operation System, sistem operasi buatan Microsoft), tapi Linus lebih cenderung untuk menggunakan sistem  operasi  UNIX,  seperti  yang  digunakan  pada  komputer  milik  unversitasnya. Akhirnya, dia memutuskan untuk menciptakan versi yang bisa digunakan unuk PC dari UNIX. Kerja keras selama berbulan-bulan menghasilkan cikal bakal dari sistem operasi yang dikenal sebagai Linux, yang kelak delapan tahun kemudian dikembangkan menjadi apa yang dikatakan oleh banyak pengamat sebagai ancaman bagi raksasa Microsoft yang sangat dikenal dengan system operasi Windowsnya. Begitu Linus berhasil menciptakan versi kasar dari Linux, dia memposting pesan dalam internet  untuk  mengenalkan  sistem barunya  kepada pengguna PC yang lain. Linus membuat softwarenya  dapat  didownload  secara  percuma,  dan,  sebagaimana  biasa dilakukan oleh sesama software developer pada saat itu, dia merilis source codenya, yang berarti bahwa semua orang yang memiliki pengetahuan tentang pemograman komputer dapat memodifikasi Linux untuk disesuaikan dengan tujuan mereka masing-masing. Linux segera memiliki banyak pendukung yang antusias, karena mereka dapat memiliki akses  ke  source  codenya,  dan  dapat  menolong  Linus  untuk  memperbaiki  dan menyempurnakan software tersebut. Mengoperasikan  Linux  membutuhkan  kecerdasan  tehnik  yang  cukup,  sebab mengoperasikannya tidak semudah menggunakan sistem operasi yang lebih populer,
seperti Windows, Mac milik Apple Computer, atau OS/2 milik IBM. Namun, karena para volunteer developer memuji diri sendiri akan kualitas kerja kerasnya, Linux menjadi cukup dikenal dengan keungulan sebagai sistem yang efisien dan jarang sekali terjadi crash.
Linux  mendapatkan  kejayaannya  pada  akhir     1990-an  ketika  para  kompetitor  dari Microsoft  mulai  mengembangkan  sistem  operasi  tersebut  secara  serius.  Perusahan Netscape  Communication,  Corel,  Oracle,  Intel  dan  perusahaan-perusahaan  lain mengumumkan bahwa mereka berencana untuk mensuport Linux sebagai alternatif yang tidak mahal dari Windows. Saat skenario ini mulai terbentuk, pengemar Linux dan media menggambarkan Linus sebagai David yang maju melawan Raksasa, Bill Gates, salah satu pendiri dan pimpinan Microsoft.
Linus mengatakan dia tidak iri  dengan  kesuksesan  keuangan  dari  Bill  Gates,  atau Microsoft.  Pada  tahun 1999,  diperkirakan  tujuh  juta  komputer  beroperasi  dengan menggunakan Linux, masih bisa didapatkan secara percuma,dan banyak perusahaan software besar mengumumkan berencana akan mendukungnya. Dalam waktu yang sama, Linus mengambil posisi di Transmeta Corp., yang dimiliki oleh salah satu pendiri Paul
Allen, bekerja dalam sebuah proyek yagn sangat rahasia, yang diasumsikan oleh banyak
komunitas high-tech akan berkembang beberapa serangan di masa depan bagi kerajaan
Microsoft.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: