<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Heyis Blogs</title>
	<atom:link href="http://luka1924.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://luka1924.wordpress.com</link>
	<description>Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Nov 2008 03:37:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='luka1924.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/86ed886d2dc58bde17d942d8a351d728?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Heyis Blogs</title>
		<link>http://luka1924.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Kumpulan modul Dasar Akuntansi</title>
		<link>http://luka1924.wordpress.com/2008/11/06/kumpulan-modul-dasar-akuntansi/</link>
		<comments>http://luka1924.wordpress.com/2008/11/06/kumpulan-modul-dasar-akuntansi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 03:37:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luka1924</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akuntansi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luka1924.wordpress.com/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[Lampiran
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=184&subd=luka1924&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://luka1924.files.wordpress.com/2008/11/203lampiran.pdf">Lampiran</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luka1924.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luka1924.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luka1924.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luka1924.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luka1924.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luka1924.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luka1924.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luka1924.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luka1924.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luka1924.wordpress.com/184/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=184&subd=luka1924&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luka1924.wordpress.com/2008/11/06/kumpulan-modul-dasar-akuntansi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c5d7c87262cc48777a4547d844ed7129?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">luka1924</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>APAKAH JOOMLA! MEMANG UNTUK ANDA?</title>
		<link>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/20/apakah-joomla-memang-untuk-anda/</link>
		<comments>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/20/apakah-joomla-memang-untuk-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 23:41:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luka1924</dc:creator>
				<category><![CDATA[Joomla]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luka1924.wordpress.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[PENGENALAN
Tujuan dari presentasi ini adalah untuk menyediakan suatu ikhtisar yang menjelaskan
bagaiamana menggunakan Joomla! untuk menciptakan website kesayangan Anda. Saya
berasumsi bahwa Anda sedang mempertimbangkan menggunakan Joomla!, bahwa Anda
sudah memutuskan untuk menggunakan Joomla!, atau Anda bahkan telah menggunakan
Joomla!.
Presentasi ini menitikberatkan pada &#8221; Apa [What], Mengapa [Why], dan Siapa [Who]&#8220;.
Topik besar &#8220;Bagaimana&#8221; bisa memakan waktu berjam-jam. Lihat bagian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=137&subd=luka1924&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>PENGENALAN<br />
Tujuan dari presentasi ini adalah untuk menyediakan suatu ikhtisar yang menjelaskan<br />
bagaiamana menggunakan Joomla! untuk menciptakan website kesayangan Anda. Saya<br />
berasumsi bahwa Anda sedang mempertimbangkan menggunakan Joomla!, bahwa Anda<br />
sudah memutuskan untuk menggunakan Joomla!, atau Anda bahkan telah menggunakan<br />
Joomla!.<br />
Presentasi ini menitikberatkan pada &#8221; Apa [What], Mengapa [Why], dan Siapa [Who]&#8220;.<br />
Topik besar &#8220;Bagaimana&#8221; bisa memakan waktu berjam-jam. Lihat bagian Resources<br />
pada bagian akhir presentasi ini untuk informasi lebih mendalam.</p>
<p>Apakah Joomla! Itu?</p>
<p>Joomla! adalah suatu alat (tools) untuk membuat situs di internet (website). Berbagai alat<br />
pembuat situs (site-building) lainnya adalah antara lain Dreamweaver, Frontpage, Golive,<br />
atau manapun teks editor. Banyak jasa web hosting menyediakan fasilitas pembuat situs<br />
dalam layanannya.</p>
<p><span id="more-137"></span> Mengapa Menggunakan Joomla!</p>
<p>Content Management</p>
<p>Joomla! Adalah sebuah Sistem Pengelola Berita (Content Management System-CMS). Suatu sistem manajemen berita menampilkan isi dari masing-masing halaman situs dari sebuah database online manakala seorang pengunjung meminta halaman tersebut. Anda bisa mengubah isi/konten/berita Anda setiap saat melalui sebuah administrasi dengan menggunakan web browser (IE, Opera, Mozilla dsb).<br />
Sebaliknya, sebuah situs HTML standar (non-CMS) bersifat tetap atau statis. Untuk melakukan perubahan terhadap gambar maupun teks, file halaman situs tersebut harus diedit, kemudian upload ke server web oleh pengembang web.</p>
<p>Open Source Licensing</p>
<p>Lisensi Open Source berarti bahwa software ini adalah gratis. Ada juga sebuah<br />
komunitas para user dan sumber-sumber lain yang mendukung produk ini, dan<br />
kebanyakan di antaranya adalah juga gratis.<br />
Indonesia oleh Titus Permadi – http://sukses.BUAS-Online.com<br />
http://sukses.BUAS-Online.com<br />
Siapa yang perlu menggunakan Joomla!<br />
Joomla! terutama sekali cocok bagi situs yang<br />
 Isi/konten/beritanya sering berubah atau diperbarui<br />
 Seorang Non-Programmers yang bertugas menciptakan, membaharui, dan<br />
mengatur isi/konten/berita<br />
Dikatakan, Anda memerlukan suatu orang trampil secara teknis untuk menginstal dan</p>
<p>mengkonfigurasi situs, dan sewaktu-waktu dapat diminta untuk menangani kesulitan. Jika<br />
teknisi Anda tidak terbiasa dengan Joomla! atau Mambo, harapkanlah suatu kurva belajar, seperti ketika belajar menggunakan alat yang baru. Joomla! Memungkinkan seorang dengan kemampuan teknis yang minimal untuk memperbarui situs setelah situs ini terpasang. Anda memerlukan seseorang teknisi untuk men-setup.</p>
<p>MENDISAIN SITUS ANDA</p>
<p>Ingatlah Bahwa Joomla! Adalah sebuah alat. Efektivitas situs Anda, dan kegunaan bagi<br />
audiens Anda, ditentukan oleh isi/konten/berita, arsitektur informasi, dan disain grafis dari situs Anda. Ingatlah sebuah situs yang pernah Anda kunjungi yang menarik atau pun membuat Anda frustrasi. Hal apa dari situs itu yang Anda suka atau Anda benci? Apa yang membuat Anda ingin kembali ke situs tersebut pada kesempatan berikutnya? Penjelasan di bagian ini adalah untuk membantu Anda menciptakan sebuah situs yang membuat orang betah dan kangen untuk kembali mengunjungi situs Anda pada kesempatan berikutnya.<br />
Indonesia oleh Titus Permadi – http://sukses.BUAS-Online.com<br />
http://sukses.BUAS-Online.com</p>
<p>Arsitektur Informasi</p>
<p>Mengorganisir konten Anda: Bagian, Kategori dan Konten<br />
Organizing your content: Sections, Categories and Content<br />
Ini adalah tempat untuk mulai. Setelah Anda tahu konten yang ingin Anda sajikan<br />
dalam situs Anda dan bagaimana konten tersebut akan diorganisir, akan lebih<br />
mudah untuk men-setup Joomla! untuk mempresentasikan informasi kepada<br />
audiens sasaran Anda.<br />
Joomla! menawarkan tiga tingkat (level) pengorganisasian konten: Sections,<br />
Categories, and Content Items. Anda dapat membayangkan hal ini sebagai sebuah<br />
garis besar (outline), atau sebagai satu rangkaian kontainer. Garis besar Anda bisa<br />
diuraikan sebagai berikut:<br />
Section 1.0<br />
Category 1.1<br />
Content Item 1.1.1<br />
Content Item 1.1.2<br />
Category 1.2<br />
Content Item 1.2.1<br />
Content Item 1.2.2<br />
Section 2.0<br />
Category 2.1<br />
Content Item 2.1.1<br />
Content Item 2.1.2<br />
Etc.</p>
<p>Jika Anda berpikir tentang kontainer, Section diumpamakan sebagai lemari besi</p>
<p>(filing cabinet), Category diumpamakan sebagai map/brosur file, dan Content Item<br />
diumpamakan sebagai dokumen/kertas dalam map/brosur.<br />
Ada juga sebuah jenis konten yang disebut Static, yang mana tidak termasuk dalam pengorganisasian tiga lapis (three-tier) di atas.</p>
<p>Mengatur konten Anda: Menu<br />
Sekarang garis besar konten Anda sudah dibuat, Anda perlu suatu jalan/cara bagi<br />
pengunjung situs Anda untuk mencari konten yang mereka minati. Pengaturan ini<br />
dilakukan dengan Menus. Untuk mengkonstruksi susunan Menu Anda perlu<br />
memikirkan apa yang ingin Anda tekankan dalam situs Anda. Buat urutan prioritas<br />
konten Anda dari yang paling penting hingga yang kurang penting. Kemudian<br />
buatlah Menu yang mencerminkan prioritas Anda.<br />
Di dalam Joomla!, item Menu dapat menunjuk ke Sections, Categories, atau<br />
Content Items.</p>
<p>Memberi Nama Konten Anda</p>
<p>Isikan nama (names) dan judul (title) untuk Sections, Categories, Content Items<br />
dan Menus yang masuk akal atau mudah dikenali oleh audiens Anda DAN memikat<br />
mereka. Selain dari menu standar yang semua orang harapkan seperti About Us<br />
Indonesia oleh Titus Permadi – http://sukses.BUAS-Online.com<br />
http://sukses.BUAS-Online.com<br />
(tentang kami) atau Contact Us (hubungi kami), gunakan kata-kata yang<br />
menyampaikan informasi spesifik atau membangkitkan perasaan. Sebagai contoh,<br />
&#8220;Isu&#8221; merupakan sebuah link yang populer untuk situs-situs politik. Cobalah untuk<br />
memikirkan tentang sesuatu yang dengan lebih menonjok seperti &#8221; Apa Yang Kita<br />
Percayai&#8221;</p>
<p>Menyusun Struktur Konten Anda</p>
<p>Riset Usability menunjukkan pada umumnya orang dapat membaca teks di layar<br />
sekitar 25% dari kecepatan membaca pada sebuah halaman tercetak pada kertas.<br />
Dan Anda mempunyai sekitar 7 detik untuk menarik perhatian pengunjung situs<br />
Anda sebelum mereka menutup halaman Anda. Temuan ini menunjukkan perlunya<br />
menyusun struktur konten Anda sedemikian rupa sehingga pengunjung<br />
menangkap pesan Anda dengan cepat dan ringkas tapi jelas. Berikut ini adalah<br />
beberapa tips yang dapat Anda gunakan:</p>
<p> Buat pendahuluan (preface) atas konten yang panjang dengan judul (headline)<br />
dan ringkasan pendahuluan (abstract) yang kemudian dihubungkan (di-link)<br />
pada halaman yang terpisah untuk menampilkan seluruh artikel yang utuh.<br />
Menu Jenis Blog (yang diuraikan di bawah) menampilkan konten dengan cara<br />
ini.<br />
 Padatkan teks yang panjang.<br />
 Buatlah hal yang penting pada kalimat pertama.</p>
<p> Gunakan Poin-Poin peluru (bullet points).<br />
 Buat Sub-Judul (Sub-Headings) untuk memperkenalkan topik: sampaikan<br />
kepada pengunjung hal apa yang dijelaskan pada satu atau dua paragraph benkutnya.</p>
<p>Disain Grafis &#8211; Templates</p>
<p>Dengan Joomla!, tampilan dan nuansa situs Anda sama sekali terpisah dari konten.<br />
Unsur-unsur disain grafis, warna, huruf, tata letak halaman (page layout), dan posisi dari<br />
konten diatur oleh Template yang Anda gunakan dalam situs tersebut.<br />
Membuat Template dari nol memerlukan pengetahuan tentang XHTML dan PHP dan juga disain grafis.<br />
Namun jangan kuatir, ada beratus-ratus Templates gratis dan murah, dan pekerjaan<br />
terbesar Anda adalah memilih-milih mana yang cocok buat Anda. Selain itu juga,<br />
beberapa templates ada yang lebih baik dibanding yang lain. Pilih salah satu dengan<br />
dokumentasi (berapa banyak kolom, layout tetap atau mengambang (fixed or fluid<br />
layout ), posisi modul), jumlah downloads dan ulasan yang baik.<br />
Indonesia oleh Titus Permadi – http://sukses.BUAS-Online.com<br />
http://sukses.BUAS-Online.com</p>
<p>MENGIMPLEMENTASIKAN SITUS ANDA</p>
<p>Persyaratan dari Web Hosting</p>
<p>Kebanyakan provider web hosting menawarkan hosting dalam lingkungan Linux yang<br />
memenuhi kebutuhan teknis untuk Joomla! Pastikan bahwa layanan web hosting yang<br />
Anda pilih mendukung hal berikut:<br />
 Php 4.2.x atau versi di atasnya<br />
 Mysql 3.23.x atau versi di atasnya<br />
 Apache 1.13.19 atau versi di atasnya. Jika layanan web hosting Anda tidak<br />
memenuhi kebutuhan minimum, Anda dapat berlangganan pada layanan web<br />
hosting dengan biaya kurang dari $ 5.00 per bulan.<br />
Anda memerlukan informasi berikut untuk mengatur Joomla!. Anda dapat mendapat/kan<br />
nya melalui control panel yang disediakan oleh web hosting Anda.<br />
 Database name<br />
 User name<br />
 Password<br />
 Database host name<br />
Jika hosting account Anda menunjang lebih dari satu database Mysql Anda dapat<br />
menggunakannya untuk Joomla!. Jika Anda hanya memiliki satu database, instalasi<br />
memberi Anda pilihan untuk menambahkan suatu awalan kepada tabel Joomla! (seperti<br />
jom_) untuk menghindari tumbukan dengan tabel yang telah Anda punyai dalam<br />
database.</p>
<p>Download dan Install</p>
<p>instalasi Joomla! sangat jelas dan gamblang. Ikutilah langkah-langkah dalam manual</p>
<p>instalasi pada http://help.joomla.org/content/category/15/99/132/<br />
.Mengatur Arsitektur Informasi dan Templates<br />
Setelah Joomla! diinstall, Anda dapat melihatnya dengan mengetik<br />
http://www.yourdomain.com/index.php. Tampilannya akan muncul sepert ini:<br />
Indonesia oleh Titus Permadi – http://sukses.BUAS-Online.com<br />
http://sukses.BUAS-Online.com<br />
Hore! Anda telah memiliki sebuah situs Joomla!. Tetapi ini bukanlah situs ANDA.<br />
Sekarang saatnya Anda memasukkan garis besar konten Anda dan template pilihan<br />
Anda, login ke layar Administrator, dan buatlah situs Anda. Situs ini menyediakan<br />
panduan Cepat untuk membimbing ke tingka selanjutnya:<br />
www.netshinesoftware.com/joomla-tutorial.html<br />
Mengatur Sections dan Categories<br />
Mulailah mengatur Sections dan Categories. Saat Anda me-link ke kontainer dalam salah<br />
satu menu Anda, putuskan seperti apa konten dalam kontainer Anda mau ditampilkan.<br />
Berikut ini adalah bagaimana beberapa jenis Menu bekerja/berfungsi:</p>
<p>- Section List: Menampilkan daftar link Category:<br />
Saat Anda meng-klik sebuah link Category Joomla! Menampilkan link ke Content Items<br />
yang ada dalam Category tersebut:<br />
Indonesia oleh Titus Permadi – http://sukses.BUAS-Online.com<br />
http://sukses.BUAS-Online.com<br />
Dari sini, kliklah pada Content Item yang ingin Anda lihat.</p>
<p>- Section Blog: Menampilkan judul Content Item, Teks Intro, dan sebuah link ke<br />
teks utama.<br />
Saat anda me-link ke Read more, Joomla! Menampilkan teks utama:<br />
Mengatur Penyedia Konten<br />
Sekarang saatnya untuk mengatur ijin pemakai (user permissions ) bagi para<br />
penyedia/pemasok konten Anda. Joomla! Mendukung peran berikut bagi para pemasok<br />
konten (front-end provider). Joomla! Adalah sebuah sistem pengelola konten yang<br />
memungkinkan pengunjung (selain Anda atau administrator) untuk memasukkan artikel<br />
atau konten ke dalam situs Anda, sejauh otoritas untuk hal ini Anda berikan:</p>
<p>- Author (Pengarang): ijin untuk menempatkan/memposting konten ke situs Anda<br />
- Editor: ijin untuk mengedit konten<br />
- Publisher: ijin untuk mengedit plus menerbitkan (publish) konten</p>
<p>Catatlah konten tidak akan ditampilkan dalam situs, jika tidak di-publish.<br />
Pada saat seorang Editor atau Publisher log in, item konten akan mempunyai sebuah<br />
tombol edit disamping judul. Anda dapat meng-klik tombol tersebut untuk mengedit item<br />
konten (content item).<br />
Untuk informasi lebih jauh tentang User Access Control Levels kunjungilah:<br />
http://help.joomla.org/content/view/228/153/<br />
Indonesia oleh Titus Permadi – http://sukses.BUAS-Online.com<br />
http://sukses.BUAS-Online.com</p>
<p>TIPS UNTUK MEMASUKAN KONTEN</p>
<p>Anda memasukkan konten ke dalam Joomla! Dengan menggunakan TinyMCE editor yang tercakup dalam paket instalasi Anda. Untuk hasil terbaik, susunlah secara langsung<br />
dalam editor atau “cut and paste” dari suatu file teks yang “unformatted”. JANGAN<br />
MELAKUKAN CUT AND PASTE DARI WORD DOC. Sebagai gantinya, eksporlah dari Word ke file teks.<br />
Anda barangkali ingin mempunyai satu atau dua orang yang bertanggung jawab untuk<br />
memasukan konten yang dibuat oleh para pengarang Anda.<br />
RESOURCES Here is a list of online resources to take you further into Joomla!world. This list can also be found online at www.webtreedesigns.com/resources.</p>
<p>RESOURCES</p>
<p>Berikut ini adalah sebuah daftar sumber-sumber online untuk memandu Anda masuk lebih dalam ke dunia Joomla!. Daftar ini dapat juga ditemukan di<br />
www.webtreedesigns.com/resources</p>
<p>Portals</p>
<p>Situs-situs ini berisi bermacam-macam informasi yang berguna, forum, downloads<br />
termasuk templates, dan pengajaran tutorial.<br />
- w ww.joomla.com<br />
- w ww.mambohut.com<br />
- w ww.mamboportal.com<br />
- w ww.joomlatribune.com</p>
<p>Tutorials<br />
Pengajaran Tambahan<br />
- Panduan Cepat yang sangat baik: www.netshinesoftware.com/joomla-tutorial.html<br />
- Anna&#8217;s Joomla! tips, a soup-to-nuts tutorial: www.teachmejoomla.com/joomlamambotutorials-and-howtos/annas-joomla-tips.htm<br />
- Template creation and Search Engine Optimization (SEO) among others: www.compassdesigns.net/resources/articles/<br />
- Joomla! SEO for beginners: www.joomlaya.com/content/view/143/83/<br />
- Tutorials &amp; Reviews: www.joomlaya.com/content/category/1/16/83/</p>
<p>Templates<br />
Ini adalah tempat Anda memulai. Carilah templates Joomla dan luangkan waktu<br />
- w ww.mamboteam.com<br />
Indonesia oleh Titus Permadi – http://sukses.BUAS-Online.com<br />
http://sukses.BUAS-Online.com<br />
Add-Ons<br />
Mulailah dari sini untuk mencari Components, Modules, and Mambots</p>
<p>- w ww.joomlaratings.com<br />
- h ttp://siteground.com/joomla_addons.htm<br />
- Tutorial: http://siteground.com/tutorials/mambo/mambo_addons.htm</p>
<p>Terminology<br />
- Component: Components adalah elemen utama (Core elements) dari fungsi-fungsi<br />
Joomla. Core elements ini antara lain: Banners, Contact, News Feeds, Polls and<br />
Weblinks. Para anggota Komunitas Joomla menghasilkan Joomla components dari<br />
pihak ketiga secara kontinyu. Ini tersedia untuk didownload secara gratis di<br />
http://developer.joomla.org.<br />
- Module: Modules adalah content items kecil yang ditampilkan ditempat manapun<br />
yang diatur dalam template. Modules sangat mudah di install melalui Admin<br />
Section. Joomla modules antara lain: Main Menu, Top menu, Template Chooser,<br />
Polls, Newsflash, Hit Counter, etc.<br />
- Mambot: Sebuah Mambot adalah, fungsi task-oriented yang kecil yang mengintersep<br />
konten sebelum ditampilkan dan dimanipulasi. Joomla menyediakan<br />
sejumlah besar Mambots dalam core distribution. Beberapa diantaranya<br />
WYSIWYG editors, 3rd party component dan module searchers, dan lain<br />
sebagainya.</p>
<p>****************************</p>
<p>Penterjemahan Inggris  Indonesia oleh Titus Permadi – http://sukses.BUAS-Online.com<br />
(translation English  Indonesian by: Titus Permadi – http://sukses.BUAS-Online.com )<br />
Indonesia oleh Titus Permadi – http://sukses.BUAS-Online.com</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luka1924.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luka1924.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luka1924.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luka1924.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luka1924.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luka1924.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luka1924.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luka1924.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luka1924.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luka1924.wordpress.com/137/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=137&subd=luka1924&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/20/apakah-joomla-memang-untuk-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c5d7c87262cc48777a4547d844ed7129?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">luka1924</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Andaikata lebih panjang lagi&#8230;.</title>
		<link>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/13/andaikata-lebih-panjang-lagi/</link>
		<comments>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/13/andaikata-lebih-panjang-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 15:17:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luka1924</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hijau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luka1924.wordpress.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=133&subd=luka1924&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=133&subd=luka1924&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/13/andaikata-lebih-panjang-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c5d7c87262cc48777a4547d844ed7129?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">luka1924</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AIRMATA RASULULLAH SAW&#8230;</title>
		<link>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/13/airmata-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/13/airmata-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 15:10:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luka1924</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hijau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luka1924.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=129&subd=luka1924&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=129&subd=luka1924&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/13/airmata-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c5d7c87262cc48777a4547d844ed7129?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">luka1924</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>A touching Story</title>
		<link>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/13/a-touching-story/</link>
		<comments>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/13/a-touching-story/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 15:07:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luka1924</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hijau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luka1924.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[&#62; Istriku berkata kepada aku yang sedang baca Koran, &#8220;berapa lama lagi kamu
&#62; baca Koran itu? Tolong kamu ke sini Dan Bantu anak perempuanmu tersayang
&#62; untuk makan.&#8221;
&#62;
&#62; Aku taruh Koran Dan melihat anak perempuanku satu2nya,namanya Sindu tampak
&#62; ketakutan air matanya mengalir. Di depannya Ada semangkuk nasi berisi nasi
&#62; susu asam/yogurt (nasi khas India /curd rice). [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=126&subd=luka1924&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>&gt; Istriku berkata kepada aku yang sedang baca Koran, &#8220;berapa lama lagi kamu<br />
&gt; baca Koran itu? Tolong kamu ke sini Dan Bantu anak perempuanmu tersayang<br />
&gt; untuk makan.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; Aku taruh Koran Dan melihat anak perempuanku satu2nya,namanya Sindu tampak<br />
&gt; ketakutan air matanya mengalir. Di depannya Ada semangkuk nasi berisi nasi<br />
&gt; susu asam/yogurt (nasi khas India /curd rice). Sindu anak yang manis Dan<br />
&gt; termasuk pintar dalam usianya yang baru 8 tahun dia sangat tidak suka makan<br />
&gt; curd rice ini. Ibu Dan istriku masih kuno  mereka percaya sekali kalau<br />
&gt; makan curd rice Ada &#8220;cooling effect&#8221;.<span id="more-126"></span><br />
&gt;<br />
&gt; Aku mengambil mangkok Dan berkata, &#8220;Sindu sayang, demi ayah, maukah kamu<br />
&gt; makan beberapa sendok curd rice ini? Kalau tidak, nanti ibumu akan teriak2<br />
&gt; sama ayah.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; Aku bisa merasakan istriku cemberut dibelakang punggungku. Tangis Sindu<br />
&gt; mereda Dan IA menghapus air Mata dengan tangannya Dan berkata, &#8220;boleh ayah<br />
&gt; akan aku makan curd rice ini tidak hanya beberapa sendok, tapi semuanya<br />
&gt; akan aku habiskan, tapi aku akan minta&#8230;&#8221; agak ragu2 sejenak&#8230; &#8220;&#8230;akan<br />
&gt; minta sesuatu sama ayah bila habis semua nasinya. Apakah ayah mau berjanji<br />
&gt; memenuhi permintaan Ku?&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; Aku menjawab, &#8220;Oh pasti sayang&#8221;.<br />
&gt;<br />
&gt; Sindu tanya sekali lagi, &#8220;betul ayah?&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; &#8220;Yah pasti..&#8221; sambil menggenggam tangan anakku yang kemerah mudaan Dan<br />
&gt; lembut sebagai tanda setuju.<br />
&gt;<br />
&gt; Sindu juga mendesak ibunya untuk janji hal yang sama,istriku menepuk tangan<br />
&gt; Sindu yang merengek sambil berkata tanpa emosi, &#8220;janji&#8221; kata istriku. Aku<br />
&gt; sedikit khawatir Dan berkata: &#8220;Sindu jangan minta komputer atau barang2<br />
&gt; lain yang Mahal yah, karena ayah saat ini tidak punya uang.&#8221; Sindu<br />
&gt; menjawab, &#8220;jangan khawatir, Sindu tidak minta barang2 Mahal kok.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; Kemudian Sindu dengan perlahan-lahan Dan kelihatannya sangat menderita dia<br />
&gt; bertekad menghabiskan semua nasi susu asam itu. Dalam hatiku aku marah sama<br />
&gt; istri Dan ibuku yang memaksa Sindu untuk makan sesuatu yang tidak<br />
&gt; disukainya. Setelah Sindu melewati penderitaannya dia mendekatiku dengan<br />
&gt; Mata penuh harap Dan semua perhatian (aku ,istriku Dan juga ibuku) tertuju<br />
&gt; kepadanya.<br />
&gt;<br />
&gt; Ternyata Sindu mau kepalanya digundulin pada Hari Minggu.<br />
&gt;<br />
&gt; Istriku spontan berkata, &#8220;permintaan Gila, anak perempuan dibotakin,tidak<br />
&gt; mungkin!&#8221; Juga ibuku menggerutu jangan terjadi dalam keluarga Kita, dia<br />
&gt; terlalu banyak nonton TV. Dan program2 TV itu sudah merusak kebudayaan<br />
&gt; Kita. Aku coba membujuk: &#8220;Sindu kenapa kamu tidak minta hal yang lain kami<br />
&gt; semua akan sedih melihatmu botak.&#8221; Tapi Sindu tetap dengan pilihannya,<br />
&gt; &#8220;tidak Ada &#8216;yah, tak Ada keinginan lain,&#8221; kata Sindu.<br />
&gt;<br />
&gt; Aku coba memohon kepada Sindu, &#8220;tolonglah kenapa kamu tidak mencoba untuk<br />
&gt; mengerti perasaan kami.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; Sindu dengan menangis berkata, &#8220;ayah sudah melihat bagaimana menderitanya<br />
&gt; aku menghabiskan nasi susu asam itu Dan ayah sudah berjanji untuk memenuhi<br />
&gt; permintaan aku kenapa ayah sekarang mau menarik perkataan Ayah sendiri?<br />
&gt; Bukankah Ayah sudah mengajarkan pelajaran moral, bahwa Kita harus memenuhi<br />
&gt; janji Kita terhadap seseorang apapun yang terjadi seperti Raja<br />
&gt; Harishchandra (raja India jaman dahulu kala ) untuk memenuhi janjinya raja<br />
&gt; real memberikan tahta, kekuasaannya, bahkan nyawa anaknya sendiri.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; Sekarang aku memutuskan untuk memenuhi permintaan anakku, &#8220;janji Kita harus<br />
&gt; ditepati.&#8221; Secara serentak istri Dan ibuku berkata, &#8220;apakah aku sudah<br />
&gt; Gila?&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; &#8220;Tidak,&#8221; jawabku, &#8220;kalau Kita menjilat ludah sendiri, dia tidak akan pernah<br />
&gt; belajar bagaimana menghargai dirinya sendiri.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; &#8220;Sindu permintaanmu akan kami penuhi.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt;<br />
&gt; Dengan kepala botak, wajah Sindu nampak bundar Dan matanya besar Dan bagus.<br />
&gt; Hari Senin aku mengantarnya ke sekolah, sekilas aku melihat Sindu botak<br />
&gt; berjalan ke kelasnya Dan melambaikan tangan kepadaku sambil tersenyum aku<br />
&gt; membalas lambaian tangannya.  Tiba2 seorang anak laki2 keluar dari Mobil<br />
&gt; sambil berteriak, &#8220;Sindu tolong tunggu saya.&#8221; yang mengejutkanku ternyata<br />
&gt; kepala anak laki2 itu botak aku berpikir mungkin &#8220;botak&#8221; model jaman<br />
&gt; sekarang.<br />
&gt;<br />
&gt; Tanpa memperkenalkan dirinya seorang wanita keluar dari Mobil Dan berkata,<br />
&gt; &#8220;anak anda,Sindu benar2 hebat. Anak laki2 yang jalan bersama-sama dia<br />
&gt; sekarang, Harish adalah anak saya, dia menderita kanker leukemia.&#8221; Wanita<br />
&gt; itu berhenti berkata-kata, sejenak aku melihat air matanya mulai melelh<br />
&gt; dipipinya &#8221; bulan lalu Harish tidak masuk sekolah,karena chemo therapy<br />
&gt; kepalanya menjadi botak jadi dia tidak mau pergi kesekolah takut diejek<br />
&gt; oleh teman2 sekelasnya. Nah, Minggu lalu Sindu datang ke rumah Dan berjanji<br />
&gt; kepada anak saya untuk mengatasi ejekan yang mungkin terjadi.<br />
&gt;<br />
&gt; Hanya saya betul2 tidak menyangka kalau Sindu mau mengorbankan rambutnya<br />
&gt; yang indah untuk anakku Harish. Tuan Dan istri tuan sungguh diberkati Tuhan<br />
&gt; mempunyai anak perempuan yang berhati mulia.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; Aku berdiri terpaku Dan tidak terasa air mataku meleleh.<br />
&gt;<br />
&gt; Malaikat kecilku tolong ajarkanku tentang arti sebuah kasih sayang.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luka1924.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luka1924.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luka1924.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luka1924.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luka1924.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luka1924.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luka1924.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luka1924.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luka1924.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luka1924.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=126&subd=luka1924&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/13/a-touching-story/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c5d7c87262cc48777a4547d844ed7129?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">luka1924</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kamu Punya Dua Pilihan</title>
		<link>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/13/kamu-punya-dua-pilihan/</link>
		<comments>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/13/kamu-punya-dua-pilihan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 15:00:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luka1924</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hijau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luka1924.wordpress.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam
&#62;  semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan.
&#62; Jika  seseorang  bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia
kerjakan,
&#62;  dia akan selalu  menjawab, &#8221; Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih
&#62;  suka menjadi orang kembar!&#8221;
&#62;
&#62; Banyak pelayan di restorannya keluar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=123&subd=luka1924&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam<br />
&gt;  semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan.<br />
&gt; Jika  seseorang  bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia<br />
kerjakan,<br />
&gt;  dia akan selalu  menjawab, &#8221; Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih<br />
&gt;  suka menjadi orang kembar!&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; Banyak pelayan di restorannya keluar  jika Jerry pindah kerja,<br />
&gt; sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari  satu restoran ke<br />
restoran<br />
&gt; yang lain.<span id="more-123"></span><br />
&gt; Alasan mengapa para  pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry<br />
&gt; adalah  karena  sikapnya.<br />
&gt;<br />
&gt; Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya  sedang<br />
&gt; mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana ,  memberitahu<br />
karyawan<br />
&gt; tersebut bagaimana melihat sisi positif dari  situasi yang tengah<br />
dialamai.<br />
&gt;<br />
&gt; Melihat gaya tersebut  benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu<br />
&gt; hari aku temui Jerry dan  bertanya padanya, &#8220;Aku tidak mengerti! Tidak<br />
&gt; mungkin seseorang menjadi  orang yang berpikiran positif sepanjang<br />
waktu.<br />
&gt;<br />
&gt; Bagaimana kamu  dapat melakukannya? &#8221; Jerry menjawab, &#8220;Tiap pagi aku<br />
bangun<br />
&gt; dan  berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku  dapat<br />
memilih<br />
&gt; untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam  suasana yang<br />
&gt; jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. Tiap  kali sesuatu<br />
&gt; terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku  belajar dari<br />
&gt; kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu.  Setiap ada<br />
sesorang<br />
&gt; menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk  menerima keluhan mereka<br />
atau<br />
&gt; aku dapat mengambil sisi positifnya..  Aku selalu memilih sisi<br />
positifnya.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; &#8220;Tetapi tidak selalu  semudah itu,&#8221; protesku. &#8220;Ya, memang begitu,&#8221;<br />
&gt; kata Jerry, &#8220;Hidup adalah  sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh<br />
&gt; masalah, setiap keadaan  adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana<br />
&gt; bereaksi terhadap semua  keadaan.<br />
&gt; Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh  oleh<br />
&gt; keadaanmu.<br />
&gt; Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik  atau buruk. Itu<br />
&gt; adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt;  Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak<br />
&gt;  pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu<br />
&gt;  belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang<br />
&gt;  bersenjata.<br />
&gt; Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena  gugup dan<br />
salah<br />
&gt; memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan  menembaknya.<br />
Untungnya,<br />
&gt; Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke  rumah sakit.<br />
&gt;<br />
&gt; Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan  seminggu perawatan<br />
&gt; intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan  beberapa bagian<br />
&gt; peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry  enam bulan<br />
&gt; setelah musibah tersebut.<br />
&gt;<br />
&gt; Saat aku tanya  Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, &#8220;Jika aku<br />
&gt; dapat yang lebih  baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau<br />
melihat<br />
&gt; bekas  luka-lukaku? &#8221; Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi<br />
aku<br />
&gt;  masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya  perampokan.<br />
&gt;<br />
&gt; &#8220;Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah  bahwa aku harus<br />
&gt; mengunci pintu belakang,&#8221; jawab Jerry. &#8220;Kemudian setelah  mereka<br />
&gt; menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya  dua<br />
&gt; pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih  untuk<br />
&gt; hidup.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; &#8220;Apakah kamu tidak takut?&#8221; tanyaku. Jerry  melanjutkan, &#8221; Para ahli<br />
&gt; medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku  akan sembuh. Tapi<br />
&gt; saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan  melihat ekspresi<br />
wajah<br />
&gt; para dokter dan suster aku jadi takut. Mata  mereka berkata &#8216;Orang ini<br />
akan<br />
&gt; mati&#8217;. Aku tahu aku harus mengambil  tindakan.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; &#8220;Apa yang kamu lakukan?&#8221; tanya saya. &#8220;Disana ada  suster gemuk yang<br />
&gt; bertanya padaku,&#8221; kata Jerry. &#8220;Dia bertanya apakah aku  punya alergi.<br />
&gt; &#8216;Ya&#8217; jawabku..<br />
&gt;<br />
&gt; Para dokter dan suster  berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku.<br />
&gt; Aku menarik nafas  dalam-dalam dan berteriak, &#8216;Peluru!&#8217; Ditengah<br />
tertawa<br />
&gt; mereka aku  katakan, &#8216; Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi<br />
&gt; sebagai orang  hidup, bukan orang mati&#8217;.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; Jerry dapat hidup karena keahlian  para dokter, tetapi juga karena<br />
&gt; sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku  belajar dari dia bahwa tiap<br />
&gt; hari kamu dapat memilih apakah kamu akan  menikmati hidupmu atau<br />
&gt; membencinya.<br />
&gt;<br />
&gt; Satu hal yang  benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang<br />
&gt; lain adalah  sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya<br />
dan<br />
&gt; segala  hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.<br />
&gt;<br />
&gt; Sekarang kamu punya dua  pilihan:<br />
&gt; 1. Kamu dapat menutup mail ini, atau<br />
&gt; 2. Kamu  meneruskannya ke seseorang yang kamu kasihi.<br />
&gt;<br />
&gt; Aku berharap kamu  memilih #2, karena aku telah melakukannya</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luka1924.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luka1924.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luka1924.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luka1924.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luka1924.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luka1924.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luka1924.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luka1924.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luka1924.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luka1924.wordpress.com/123/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=123&subd=luka1924&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/13/kamu-punya-dua-pilihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c5d7c87262cc48777a4547d844ed7129?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">luka1924</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pohon Amal</title>
		<link>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/13/pohon-amal/</link>
		<comments>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/13/pohon-amal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 14:45:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luka1924</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hijau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luka1924.wordpress.com/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[&#8221;Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan)  negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu (kenikmatan) duniawi dan  berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik  kepadamu.&#8221; (QS Al Qashash an di luar batas nalar manusia. Buah dari pohon amal  itu jumlahnya jauh lebih banyak dari yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=118&subd=luka1924&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>&#8221;Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan)  negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu (kenikmatan) duniawi dan  berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik  kepadamu.&#8221; (QS Al Qashash an di luar batas nalar manusia. Buah dari pohon amal  itu jumlahnya jauh lebih banyak dari yang pernah kita bayangkan. Itu terjadi  semata-mata karena kemurahan Allah seperti dijanjikan dalam firman-Nya,  &#8221;Perumpamaan mereka yang menyumbangkan harta di jalan Allah seperti sebutir  biji menumbuhkan tujuh bulir, pada setiap bulir menghasilkan seratus biji. Allah  melipatgandakan bagi yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Mahaluas, Maha  Mengetahui.&#8221; (QS Al Baqarah kita dapat memetik buah dari pohon amal yang kita  tanam di dunia ini, Muhammad Quthb mengutip sebuah hadis dalam bukunya, Qabasat  min al Rasul, &#8221;Jika kiamat datang, sementara di tangan salah seorang kamu ada  biji palem, lalu ia mempunyai kesempatan untuk menanamnya<br />
sebelum kiamat  terjadi, hendaklah ia tanamkan. Dengan demikian ia akan mendapatkan  pahala.&#8221;<br />
Hadis itu, menurut Muhammad Quthb, juga memberi pengertian kepada  kita bahwa jalan dunia dan akhirat itu bukanlah dua jalan yang berbeda. Jalan  Allah adalah satu, baik jalan di dunia maupun jalan menuju akhirat. Jalan itu  tak terputus oleh ruang, waktu, maupun aktivitas, dan hanya dapat kita tempuh  dengan ibadah.<br />
Singkatnya, jalan Allah menuju akhirat sesungguhnya sudah  kita tempuh sejak kita hidup di dunia sekarang ini. Pangkal jalan Allah ada di  dunia ini dan ujungnya ada di akhirat kelak. Ini pula sebabnya Islam  sesungguhnya tidak memisahkan antara amal (kerja untuk urusan dunia) dan ibadah  untuk urusan akhirat seperti dipahami banyak orang selama ini.<br />
Muhammad  Quthb mencontohkan hidup Rasulullah Muhammad SAW. Amal (kerja) Rasulullah  sepanjang hidup adalah ibadah. Begitu pula ibadah beliau dilakukan dengan amal.  Segala amal (perbuatan) kehidupan di dunia ini diorientasikan untuk mendapatkan  ridha Allah demi kepentingan akhirat. Meneladani hidup Rasulullah yang efisien  sekali hidup untuk mencapai dua kebahagiaan sekaligus tidak akan ada kesia-siaan  hidup.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luka1924.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luka1924.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luka1924.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luka1924.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luka1924.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luka1924.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luka1924.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luka1924.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luka1924.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luka1924.wordpress.com/118/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=118&subd=luka1924&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luka1924.wordpress.com/2008/10/13/pohon-amal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c5d7c87262cc48777a4547d844ed7129?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">luka1924</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>test</title>
		<link>http://luka1924.wordpress.com/2008/09/18/test-5/</link>
		<comments>http://luka1924.wordpress.com/2008/09/18/test-5/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 00:08:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luka1924</dc:creator>
				<category><![CDATA[Algoritma]]></category>
		<category><![CDATA[B. INGGRIS 1]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Character Building]]></category>
		<category><![CDATA[Dasar Akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[Disen Grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Kewirausahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi Data]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Umum]]></category>
		<category><![CDATA[PAKET PROGRAM NIAGA II]]></category>
		<category><![CDATA[PTI]]></category>
		<category><![CDATA[Pogram Pascal]]></category>
		<category><![CDATA[Pogram niaga]]></category>
		<category><![CDATA[ppn]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luka1924.wordpress.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[hgfhgfh
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=114&subd=luka1924&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>hgfhgfh</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/luka1924.wordpress.com/114/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/luka1924.wordpress.com/114/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luka1924.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luka1924.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luka1924.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luka1924.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luka1924.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luka1924.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luka1924.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luka1924.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luka1924.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luka1924.wordpress.com/114/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=114&subd=luka1924&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luka1924.wordpress.com/2008/09/18/test-5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c5d7c87262cc48777a4547d844ed7129?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">luka1924</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>test</title>
		<link>http://luka1924.wordpress.com/2008/09/18/test-4/</link>
		<comments>http://luka1924.wordpress.com/2008/09/18/test-4/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 00:07:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luka1924</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akuntansi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luka1924.wordpress.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[ffdh
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=111&subd=luka1924&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>ffdh</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/luka1924.wordpress.com/111/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/luka1924.wordpress.com/111/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luka1924.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luka1924.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luka1924.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luka1924.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luka1924.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luka1924.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luka1924.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luka1924.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luka1924.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luka1924.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=111&subd=luka1924&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luka1924.wordpress.com/2008/09/18/test-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c5d7c87262cc48777a4547d844ed7129?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">luka1924</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bekal Utama Berumah Tangga</title>
		<link>http://luka1924.wordpress.com/2008/09/17/bekal-utama-berumah-tangga/</link>
		<comments>http://luka1924.wordpress.com/2008/09/17/bekal-utama-berumah-tangga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 23:56:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luka1924</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hijau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luka1924.wordpress.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : K.H. Abdullah Gymnastiar
ManajemenQolbu.Com :  “Apabila Allah menghendaki kebaikan pada suatu keluarga. Dia
memperdalamkan  pengetahuan agama kepada mereka. Menjadikan anak-anak mereka menghormati orang  tua mereka. Memberikan kemudahan pada kehidupan mereka. Kesederhanaan dalam  nafkah mereka dan memperlihatkan aib mereka, sehingga mereka menyadarinya,lalu  menghentikan perbuatannya. Namun,apabila menghendaki sebaliknya, Dia  meninggalkan dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=72&subd=luka1924&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#006200;">Oleh : K.H. Abdullah Gymnastiar</span></p>
<p>ManajemenQolbu.Com :  “Apabila Allah menghendaki kebaikan pada suatu keluarga. Dia<br />
memperdalamkan  pengetahuan agama kepada mereka. Menjadikan anak-anak mereka menghormati orang  tua mereka. Memberikan kemudahan pada kehidupan mereka. Kesederhanaan dalam  nafkah mereka dan memperlihatkan aib mereka, sehingga mereka menyadarinya,lalu  menghentikan perbuatannya. Namun,apabila menghendaki sebaliknya, Dia  meninggalkan dan menelantarkan mereka.” (H.R. Daaruqthni )</p>
<p><span id="more-72"></span><span style="color:#006200;">Semoga Allah  yang Maha Mengatur Segala Kejadian serta Maha Memudahkan Segala Urusan  melindungi hamba-hamba-Nya dari sikap berkecil hati,terutama manakala kepada  kita dikaruniakan niat dan keinginan untuk memiliki pasangan hidup. Sebagian  kecil dari kisah kehidupan yang terpapar berikut ini, masya Alloh,telah  menunjukan kepada kita betapa tidak mudah mengayuh bahtera rumah tangga itu.  Tidak cukup hanya diawali dengan keinginan untuk menikah belaka. Karena,  ternyata tidak sedikit pasangan yang telah memasuki dunia rumah tangga menemui  kenyataan bahwa pergantian hari-harinya telah menjadi pergantian kesusahan yang  satu ke kesusahan berikutnya. Pernik-pernik masalah seakan telah menjadi seluruh  dinding rumahnya.</span></p>
<p>Seorang ibu rumah tangga yang mengaku telah 16 tahun  berumah tangga serta telah dikaruniai 3<br />
orang putra-putri yang sehat dan  cerdas, menumpahkan keluhan mengenai masalah rumah tangganya di rubrik  konsultasi sebuah surat kabar. Dari segi materi duniawi, mereka keluarga  yang<br />
berkecukupan karena keduanya bekerja di kantor.</p>
<p>Akan tetapi, ada  ganjalan yang semula diabaikan dari pikiran sang istri. Ia  merasakan<br />
pernikahannya terasa manis pada hari Sabtu dan Minggu saja, yakni  ketika keduanya tidak ngantor, sehingga dapat berkumpul dengan seluruh keluarga.  Selebihnya, dari Senin sampai Jumat, terasa hambar. Suaminya berkantor di sebuah  gedung pusat perkantoran modern, yang menurut anggapan sang istri,tentulah  setiap harinya akan bertemu dengan segala macam wanita, dari yang berbusana  minim sampai yang bergaun sebatas tumit. Pemandangan semacam itu akan ditemui  sang suami dari Senin hingga Jumat. Sedangkan, sang istri mengaku penampilannya  di rumah biasa-biasa saja. Kini ia rasakan tidak lagi seramping dulu. Rata-rata  suaminya pergi ke kantor sejak subuh dan pulang malam hari. Artinya, selama 15  jam setiap harinya. Ketika tiba di rumah pun, kegiatan-nya hanya makan malam ,  lalu pergi tidur. Begitu yang terjadi setiap hari. Suaminya seperti sudah tidak  mempunyai waktu lagi untuk berbincang-bincang dengannya. Kalaupun ia bertanya  tentang sesuatu , jawaban yang keluar dari mulut sang suami singkat-singkat  saja. Kalau suatu ketika ia bercerita tentang sesuatu, ia tidak tahu apakah  didengarkan atau tidak karena suaminya Cuma diam dan acuh tak acuh. Kalaupun  mengomentarinya, pastilah kata-kata yang terlontar itu berbau memojokkan sang  istri.</p>
<p>Satu hal yang paling ia benci adalah saat tiba hari Minggu malam.  Sepulang dari suatu tempat<br />
,biasanya suaminya mulai ketus. Bahkan tidak  jarang keduanya terlibat lagi dipersoalkan sang<br />
suami adalah sikap sang istri  yang dinilai cerewet dan suka mengatur. Suaminya mulai bersikap<br />
baik lagi  kalau tiba Jumat malam. Karena, Sabtu paginya mereka akan berkumpul bersama  lagi<br />
hingga Minggu petang. Yang lebih repot lagi, ia sering bermimpi bahwa  suaminya menyeleweng<br />
dengan wanita lain. Sehingga, kalau sang suami lagi  tampak terdiam melamun, ia pun langsung<br />
teringat akan mimpinya tersebut.  Karuan saja dari hari ke hari kian bergumpal kecemasan dan<br />
kegelisahan yang  tak berujung dan berpangkal.</p>
<p>Itulah gambaran tentang satu sisi getir dari  kehidupan berumah tangga, yang bias dialami oleh<br />
siapa saja, tanpa  terkecuali. Lebih-lebih pada pasangan muda, yang notabene pengalaman berumah  tangganya masih sedikit. Tentu cerita nyata ini tidak mengajak siapa pun untuk  bersikap<br />
pesimistis dan cemas sebelum berbuat. Bagaimanapun pernik-pernik  problematika rumah tangga<br />
semacam ini bisa juga terjadi menimpa kita.  Terutama, kalau ada sesuatu yang tidak sempat kita<br />
persiapkan, baik sebelum  memasuki gerbang pernikahan maupun setelah menjalani kehidupan berumah tangga.  Faktor-faktor apa saja yang perlu kita persiapkan itu? Mudah-mudahan beberapa  “resep” ini kalau dicoba diterapkan, bisa membuat perjalanan pernikahan yang  kita titi menjadi indah dan menenteramkan kalbu.</p>
<p>Bekal  Ilmu</p>
<p>Faktor yang pertama adalah bahwa sebuah rumah tangga akan menjadi  kokoh,kuat, dan mantap kalau suami istri sam-sama mencintai ilmu. Rasullulah SAW  pernah bersabda,”Barangsiapa yang<br />
menginginkan dunia,(mendapatkannya) harus  memakai ilmu. Barangsiapa yang menginginkan<br />
akhirat,(mendapatkannya) harus  memakai ilmu. Barangsiapa yang menginginkan dunia dan akhirat<br />
(mendapatkannya  pun) harus memakai ilmu.”</p>
<p>Artinya, bila ada yang bertanya, mengapa rumah  tangga yang dijalaninya terasa berat, banyak<br />
kesulitan, dan tidak menemukan  kedamaian, jawabannya adalah karena ternyata ilmu tentang berumah tangga yang  dimiliki tidak sebanding dengan masalah yang dihadapi. Setiap hari akan selalu  bertambah maslah, kebutuhan, maupun peluang munculnya konflik. Semua ini  merupakan kenyataan hidup yang tidak akan pernah bisa dipungkiri .Bila  pertambahan segala pernik kehidupan ini tidak diimbangi dengan pertambahan ilmu  untuk menyiasatinya, maka pastilah sebuah keluarga tidak akan pernah mampu  menghadapi hidup ini dengan bai Jangan heran kalau rumah tangga yang seperti ini  bagaikan perahu yang kelebihan muatan. Dia akan tampak oleng, miring ke kiri,  tak mau melaju denhgan semestinya, bahkan bias-bisa akan tenggelam  karam.</p>
<p>Adapun ciri khas yang tampak adalah para penghuni rumah tangga itu  selalu sangat mengandalkan<br />
emosi di dalam mengatasi setiap masalah yang  muncul. (manajemenqolbu.com)***</p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;">“Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ia  akan menyesatkan kamu dari jalan Allah.”<br />
(Q.S.Shaad  [38]:26</span></p>
<p>ManajemenQolbu.Com : Ciri khas yang tampak dari keluarga yang  tidak memiliki ilmu dalam berumah tangga adalah para penghuninya selalu sangat  mengandalkan emosi di dalam mengatasi setiap masalah yang muncul . Betapa tidak  ! Karena, mereka tidak pernah tahu bagaimana cara menghadapi masalah yang selalu  muncul seiring bertambahnya jumlah anggota keluarga. Seorang ayah yang kurang  ilmu akan sangat mengandalkan kekerasan dalam mengatasi setiap persoalan yang  muncul. Ini dikarenakan semakin hari tuntutan kebutuhan hidup terus meningkat ,  sehingga potensial akan bertumpuk dalam pikiran , berjalin berkelindan dengan  beban stressing mental karena rutinitas kesibukan kantor.Manakala iman tengah  menipis, kendati batin pun akan mengendur. Ini mengakibatkan tindakan mencari  nafkah untuk mengatasi pertambahan kebutuhan tersebut menjadi kurang terkontrol.  Tak ayal , pertimbangan halal haram dan hak bathil pun jadi  tertepiskan. Keberkahan atas rezeki yang diperoleh pun praktis terkikis. Ketika  rezeki itu telah dinikmati oleh istri dan anak-anak di rumah, maka tidak bisa  tidak , ia bukannya membuahkan ketenangan batin, melainkan kegundahgelisahan,  yang ujung-ujungnya malah bisa menaikkan kadar emosionalitas sang  ayah.</p>
<p>Sementara itu, anak-anak semakin hari semakin beranjak besar.  Ketika masih bayi mereka butuh<br />
perhatian khusus. Keterbatasan ilmu orang tua,  tidak bisa tidak, akan mengakibatkan bayi menjadi<br />
teraniaya, baik ketika itu  maupun setelah mereka besar kelak. Tidakkah kalau mereka menjadi<br />
penyakitan  karena orang tua tidak mengetahui cara memperhatikan aspek kesehatan mereka,  akan membuat mereka menjadi sengsara dan menderita hidup di dunia? Tidakkah  kalau mereka kelak menjadi rendah kadar intelektualitasnya, akan membuatnya  tidak memiliki prestasi hidup,<br />
sehingga menjadi manusia yang gagal dan  tersisihkan? Bukankah kalau kelak mereka menjadi<br />
anak-anak nakal, tersesat  dari jalan yang benar akan membuat mereka menderita dunia akhirat ?<br />
Masih  banyak lagi akibat buruk lainnya yang akan menimpa anak-anak karena kita para  orang tua<br />
tidak memiliki bekal ilmu.</p>
<p>Belum lagi kalau pihak orang tua  terlalu mengandalkan emosi dan kekerasan , sehingga praktis<br />
segala pendekatan  yang kita gunakan hampir bisa dipastikan selalu membuahkan kegagalan  dalam<br />
memecahkan masalah. Menghadapi anak-anak yang nakal dan enggan menuruti  nasihat orang tua,<br />
misalnya. Tentulah akan didekati dengan kepala and hati  yang panas membara. Menghadapi istri<br />
yang terkesan rewel , sok mengatur, dan  mulai membosankan , atau sebaliknya, menghadapi suami yang terkesan otoriter ,  banyak tuntutan , sering telat pulang ke rumah, misalnya. Tentulah<br />
semua itu  akan membuat rumah menjadi terasa gerah karena darah yang selalu bergolak  panas.<br />
Na’udzubillah!</p>
<p>Walhasil, sekiranya ada diantara suami-istri  yang jarang mendatangi majelis-majelis ilmu,<br />
enggan menyisihkan waktu untuk  membuka bahan bacaan ataupun berdialog dengan orang yang lebih tahu, hampir  dapat dipastikan rumah tangganya akan tidak seimbang, akan selalu dekat dengan  kesusahan dan penderitaan batin, tidak arif dalam menyelesaikan aneka masalah,  dan bukan mustahil akan berujung pada kegagalan yang sangat menyakitkan dan  merugikan. Oleh karena itu, tampaknya kita harus mempersiapkan bekal ilmu ini  justru semenjak kita berkeinginan untuk menikah. Atau, kalaupun kita sudah lama  berumah tangga , belum terlambat untuk menyadari  bahwa ilmu adalah bekal utama  yang harus segera digapai. Jangan merasa sayang untuk menyisihkan sebagian dari  waktu maupun penghasilan nafkah kita untuk menambah ilmu. Apakah itu untuk  membeli buku dan bahan bacaan lainnya yang dibutuhkan, untuk  mendatangi<br />
majelis-majelis ta’lim yang di dalamnya justru tidak hanya  bertaburkan ilmu, tetapi juga rahmat<br />
dan pertolongan Allah , mengikuti  training, kursus, dan sejenisnya.</p>
<p>Ingat, gagalnya seorang ayah atau ibu  dalam menyelesaiakan aneka masalah yang muncul di<br />
tengah-tengah keluarga,  bukannya karena masalahnya yang berat atau rumit, melainkan lebih<br />
dikarenakan  lemahnya keterampilan dan sikap kita dalam menyikapi dan menyiasati masalah  itu<br />
sendiri.</p>
<p>Jangan salahkan siapapun kalau rumah tangga kita dari  hari ke hari selalu terasa runyam dan<br />
tidak nyaman. Salahkanlah diri sendiri  sebagai orang tua yang enggan menjadikan ilmu sebagai<br />
bekal utama untuk  mengarungi samudera kehidupan yang memang penuh ombak dan badai ini.  Ilmu<br />
agama adalah utama, tetapi ilmu dunia pun tak kalah pentingnya. Rumah  tangga yang tidak dekat<br />
dengan ilmu adalah rumah tangga yang akan selalu  dekat dengan kesusahan dan kesempitan.<br />
Camkanlah!</p>
<p>Gemar  Beramal</p>
<p>Ternyata setiap ilmu itu tidak membawa manfaat, kecuali bila  sudah mewujud dalam bentuk amal.<br />
Rumus kehidupan ini sebenanya sederhana  saja, yakni: seseorang tidak akan mendapatkan sesuatu dari apa yang diinginkan,  tetapi dari apa yang bisa ia lakukan. Karenanya, syarat yang kedua bagi  tercapainya rumah tangga yang ideal setelah menguasai ilmu adalah gemar  mengamalkannya. Hidup ini bagaikan gaung di pegunungan. Apa yang kembali kepada  kita tergantung dari apa yang kita bunyikan. Sekiranya menginginkan suatu  kebaikan menghampiri kita, maka ia tidak bisa datang hanya dengan cara meminta  orang lain berbuat baik. Akan tetapi, terlebih dulu harus melakukan suatu  kebaikan kepada orang lain.</p>
<p>Suami yang sibuk menyayangi dan membahagiakan  istrinya lahir batin, niscaya akan mendapatkan<br />
balasan yang amat mengesankan  dari sang istri. Demikian pun kalau istri ingin disayangi dan<br />
dibahagiakan  suami. Jawabannya hanya satu : barangsiapa bisa memuliakan suaminya dengan  ikhlas, Allah pun akan melembutkan hati sang suami untuk menyayanginya dengan  penuh keikhlasan pula. [manajemenqolbu.com]***</p>
<p><span style="color:#006200;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;">“Dan masing-masing orang  memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya.<br />
Dan  Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.”(Q.S. Al-An’aam [6]:  132)</span></span></p>
<p>ManajemenQolbu.Com : Jangan menuntut sesuatu kepada orang lain,  tetapi tuntutlah terlebih<br />
dahulu diri kita untuk berbuat suatu kebaikan  semaksimal mungkin. Tidakkah Allah Azza wa Jalla<br />
telah  berfirman,”Barangsiapa yang mengerjakan kebaiakan sebesar dzarrah pun,niscaya ia  akan<br />
melihat (balasannya). Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar  dzarrah pun, niscaya<br />
ia akan melihat (balasannya) pula. ?”(Q.S.  Az-Zalzalah[99]:7-8 ). Artinya, segalanya tergantung<br />
kita. Sesungguhnyalah  balasan Allah itu akan sangat dirasakan adilnya mana kala kita menyadari<br />
satu  hal, yakni bahwa segalanya akan kembali kepada kita, tergantung apa bentuk amal  yang<br />
dilakukan.</p>
<p>Camkan sekali lagi :bahwa kita tidak akan mendapatkan  sesuatu dari apa yang kita inginkan dan<br />
harapkan, tetapi kita akan  mendapatkan banyak dari apa yang diberikan. Semakin gemar bersedekah,<br />
maka  insya Allah akan semakin melimpah rezeki hak kita dari -Nya. Semakin senang  menolong orang<br />
lain, akan semakin banyak pula orang menolong kita. Semakin  kita biasakan untuk membahagiakan<br />
dan memudahkan urusan orang lain, maka  rasakanlah, betapa akan semakin banyak hal-hal yang dapat<br />
mendatangkan  kebahagiaan sementara segala urusan kita pun dimudahkan oleh Allah Azza wa  Jalla.<br />
Hendaknya di mana kita berada harus membuat orang lain merasa  diuntungkan dengan kehadiran<br />
kita. Setidaknya keberadaan kita jangan sampai  merugikan orang lain. Rumah tangga yang memiliki<br />
komitmen hidup semacam ini  niscaya akan mendapati betapa jaminan Allah itu teramat<br />
mengesankan. “ Dan  barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati,  maka<br />
sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Menegtahui.”(Q.S.  Al-Baqarah[2]: 158)</p>
<p>Sebaliknya, semakin pelit kepada orang lain, maka  hidup ini akan terasa banyak menemukan<br />
kesulitan. Semakin senang berlaku  aniaya terhadap orang lain, niscaya akan semakin banyak yang<br />
menzhalimi kita.  Demikian pun, rumah tangga yang banyak menyakiti orang lain, niscaya  akan<br />
menjadi rumah tangga yang banyak tersakiti pula. Inilah rumus sunatullah  yang akan dialami<br />
oleh siapapun, sebagaimana pula yang telah ditegaskan  oleh-Nya, “Dan masing-masing orang<br />
memperoleh derajat-derajat (seimbang)  dengan apa yang dikerjakannya. Dan Tuhanmu tidak lengah<br />
dari apa yang mereka  kerjakan. “(Q.S. Al –An’aam[6]:132)</p>
<p>Jadi,janganlah ingin menjadi suami  yang disayangi istri, tetapi jadilah suami yang menyayangi<br />
istri. Janganlah  ingin dihormati oleh anak-anak atau mertua, namun hormatilah mereka. Nanti  toh<br />
semuanya akan kembali kepada kita jua. Janganlah ingin diberi sesuatu  oleh tetangga, namun<br />
berilah mereka. Nanti Allah akan menggerakkan hati  mereka untuk mengulurkan tangan bantuannya<br />
kepada kita. Walhasil, rumus yang  kedua setelah ilmu sebagai bekal utama dalam berumah tangga,<br />
adalah hendaknya  di mana pun kita berada menjadi orang yang selalu bisa berbuat sesuatu.  Itulah<br />
amal-amal kebaikan.</p>
<p>Ikhlas</p>
<p>Ternyata sehebat apapun  amal-amal kita tidak akan bermanfaat dihadapan Allah, kecuali<br />
amal-amal yang  dilakukan dengan ikhlas. Orang yang ikhlas adalah orang yang berbuat  sesuatu<br />
tanpa berharap mendapatkan apa pun ,kecuali ingin disukai oleh Allah.  Inilah bekal utama ketiga<br />
dalam berumah tangga. Dalam mengarungi kehidupan  ini akan banyak didapati aneka masalah. Kita<br />
pasti akan menemukan berbagai  kesulitan ,kesempitan, dan kesengsaraan lahir batin, kecuali kalau<br />
mendapat  pertolongan-Nya. Allah tahu persis kebutuhan kita, lebih tahu daripada kita  sendiri.<br />
Dia tahu persis masalah yang akan menimpa kita , lebih tahu daripada  kita sendiri. Karenanya,<br />
Allah menjanjikan , “Wa man yattaqillah yaj’allahu  makhrajan.” (Q.S. Ath-Thalaaq [65]: 2) Rumah<br />
Tangga yang terus-menerus  meningkatkan ketaatannya kepada Allah , akan senantiasa dikaruniai<br />
oleh-Nya  jalan keluar atas segala urusan dan masalah yang dihadapinya. Anak-anak  membutuhkan<br />
biaya , Allah akan mencukupi mereka karena Dia Dzat yang  Mahakaya. Pelacur,perampok, dan<br />
orang-orang zhalim saja diberi  rezeki,bagaimana mungkin anak-anak kita dilalaikan-Nya? Suami<br />
hatinya keras  membatu, otoriter, dan suka bertindak kasar, apa sulitnya bagi  Allah<br />
membolak-balikkan setiap hati, sehingga menjadi berhati lembut,baik,  dan bijak.</p>
<p>Masalahnya, adakah keluarga kita layak mendapat jaminan-Nya  ataukah tidak? Kuncinya adalah<br />
bahwa rumah tangga yang selalu dekat kepada  Allah dan sangat menjaga keikhlasan dalam<br />
beramal, itulah rumah tangga yang  layak memperoleh jaminan pertolongan -Nya. Semakin suatu<br />
rumah tangga jarang  shalat, enggan bersedekah dan menolong orang lain, malas melakukan<br />
amal-amal  kebaikan, ditambah lagi berhati busuk, maka semakin letihlah dalam mengelola  rumah<br />
tangga ini. Rumah seluas apa pun akan tetap terasa sempit kalau hati  para penghuninya sempit.<br />
Ketika berada di lapangan yang luas , lalu menemukan  anjing atau ular, kita toh tidak merasa<br />
gentar. Akan tetapi, ketika di kamar  mandi , berdua dengan tikus saja bisa jadi masalah. Apa<br />
sebab ? Di ruangan  kecil, perkara kecil akan menjadi besar. Sebaliknya diruangn yang  lapang,<br />
perkara besar akan menjadi kecil. Karenanya, rumah tangga itu akan  dirasakan kebahagiaannya<br />
hanya oleh orang-orang yang berhati bersih dan  ikhlas. Bila kita temukan beberapa kekurangan<br />
pada istri kita , bukan  masalah , karena toh isteri kita bukan malaikat. Demikian pun kekurangan<br />
yang  ada pada suami, janganlah sampai jadi masalah, karena suami pun bukan malaikat.  Kekurangan<br />
yang ada untuk saling dilengkapi, sedangakan kelebihannya untuk  disyukuri. Lain lagi,bagi yang<br />
berhati busuk, kekurangan yang ditemukan pada  istri atau suami akan dijadikan jalan untuk saling<br />
berbuat aniaya.  Na’udzubillah! [manajemenqolbu.Com]***</p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;color:#006200;">“Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji. apa yang ada dalam hatimu Allah  Maha Mengetahui<br />
isi hati”(Q.S. Ali Imran [3]: 154)</span></p>
<p>ManajemenQolbu.Com  : Dalam kaca mata ruhiyah,bersatunya seorang laki-laki dan seorang perempuan  dalam satu ikatan pernikahan, adalah berhimpunnya dua hati yang memiliki harapan  mulia, yakni membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.  Demikianlah sesungguhnya yang dikehendaki Allah yang memiliki sifat Rahman dan  Rahim, sebagaimana firman-Nya, “Dan diantara bukti-bukti kekuasaan-Nya ialah  diciptakan-Nya untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya kamu  mendapatkan ketenangan hati dan dijadikan-Nya rasa kasih sayang di antara kamu.  Sesungguhnya yang demikian itu menjadi tanda-tanda kebesaran –Nya bagi  orang-orang yang berpikir.”(Q.S. Ar-Ruum [30]: 21)</p>
<p>Namun, dalam sisi  lain, ternyata ikatan pernikahan itu berarti juga berhimpunnya dua  manusia<br />
yang memiliki aneka sisi perbedaan. Demikian pula halnya manakala  dikemudian hari hadir<br />
anak-anak di tengah-tengah mereka. Jenis kelaminnya  saja sudah berbeda, apalagi karakternya,<br />
emosinya, keinginannya ,harapannya,  sikapnya terhadap sesuatu, dan sebagainya.</p>
<p>Kalaupun sepasang suami istri  tampak sering sejalan dalammenyikapi dan melakukan berbagai hal,<br />
itu hampir  dapat dipastikan karena ada upaya dari masing-masingnya untuk rela saling  menahan<br />
diri serta saling mengorbankan apa-apa yang potensial bisa memicu  perbedaan itu sendiri.<br />
Walhasil, lahirlah dalam rumah tangga yang mereka bina  perasaan tenteram,lapang hati , dan<br />
cinta kasih.</p>
<p>Itulah pula hikmah  dari pernikahan itu sendiri, yakni dikaruniai-Nya mereka nikmat  sakinah,<br />
mawaddah, warahmah. Titik-titik perbedaan itu sendiri, sewaktu-waktu  bisa muncul ke permukaan, terutama bila diantara mereka sudah tumbuh keinginan  untuk saling memaksakan kehendak dan enggan saling menghargai aspirasi  masing-masing. Apalagi dan biasanya kalau semua itu lahir dari karakter dan  tingkat emosionalitas masing-masing. Tidak jarang kita temukan rumah tangga yang  hari-harinya penuh dengan pertengkaran dan kesalahpahaman , sehingga tidak  sedikit berakhir dimeja perceraian.</p>
<p>Inilah justru bagian dari fenomena  yang mungkin akan dihadapi oleh setiap pasangan suami istri,<br />
sehingga kita  butuh bekal yang efektif untuk menyikapi dan menyiasatinya, agar  kemungkinan<br />
munculnya potensi konflik semacam ini bisa dihilangkan atau  setidak-tidaknya diminimalisasi.<br />
Apakah bekal yang harus kita miliki itu ?  Mudah-mudahan Allah Azza wa Jalla mengaruniai kita<br />
ilmu yang bermanfaat serta  kesanggupan untuk mengamalkannya dengan tepat.</p>
<p>Bersih Hati</p>
<p>Setiap  saat ujian dan aneka masalah bukan tidak mungkin akan datang mendera rumah  tangga dengan tiba-tiba. Bagaimana seorang suami atau seorang istri  menyikapinya, ternyata tergantung dari satu hal, yakni qalbu ! Terserah kita,  apa yang akan kita lakukan dengan masalah itu? Mau<br />
dibuat rumit, perumitlah.  Nanti kita sendiri yang akan melihat dan merasakan buahnya.Namun, mau<br />
dibuat  sederhana juga, silakan sederhanakan , nanti kita pun akan melihat dan  merasakan<br />
buahnya.</p>
<p>Setiap masalah dalam rumah tangga bisa menjadi  rumit dan bisa juga menjadi sederhana,tentu<br />
bergantung bagaimana kondisi hati  kita yang kita miliki, yang akhirnya membuat kita harus<br />
memutuskan langkah  bagaimana menyikapinya. Padahal,bagi kita kuncinya hanya satu : sesungguhnya tak  ada masalah dengan masalah karena yang menjadi masalah adalah cara kita yang  salah dalam menyikapi masalah.</p>
<p>Oleh sebab itu, hati yang bersih adalah  bekal utama keempat yang harus dimiliki oleh para<br />
pelaku rumah tangga,  setelah memiliki bekal ilmu , amal,dan keiklasan. Bersih hati,tidak  bisa<br />
tidak, akan menjadi senjata pamungkas dalam menyiasati serumit dan  sesulit apapun masalah yang muncul dalam sebuah keluarga. Adapun buahnya hampir  dapat dipastikan adalah rumah tangga yang tenang tenteram, penuh cinta kasih ,  dan selalu saling mengingatkan dalam hal mendekatkan diri kepada Allah Azza wa  Jalla. Sedangkan rumah tangga yang di dalamnya banyak disebut nama Allah, banyak  dikumandangkan ayat-ayat -Nya, dan mampu menyempurnakan ikhtiar dalam mencari  jalan keluar atas setiap masalah,niscaya akan menjadi keluarga yang sangat dekat  dengan pertolongan–Nya dan akan menjadi suri tauladan bagi yang  lain.</p>
<p>Subhanallah! Ujian dan masalah rumah tangga memang akan datang  setiap saat, suka atau tidak<br />
suka. Namun,bagi suami dan istri yang berhati  bersih ,semua itu akan disikapi sebagai nikmat<br />
dari Allah yang Maha Pengasih  dan Penyayang. Karena, bagaimanapun dibalik setiap ujian dan<br />
masalah itu  pasti terkandung hikmah yang luar biasa mengesankan, yang akan  semakin<br />
meningkatkan,kedewasaan dan kearifan, sekiranya mampu menyikapi  segalanya dengan tepat , yang hal ini justru lahir dari hati yang bening dan  bersih dari segala noktah-noktah kekotoran hawa nafsu.</p>
<p>Ujian dan  persoalan hidup yang menimpa justru benar-benar akan membuat kita semakin  merasakan indahnya hidup ini karena yakin bahwa semua itu merupakan perangkat  kasih sayang Allah, yang membuat sebuah rumah tangga tampak semakin bermutu.  Tidak usah heran, sehebat apapun kesulitan hidup yang menimpa, sungguh bagaikan  air di relung lautan yang dalam.</p>
<p>Tidak usah heran, sehebat apa pun  kesulitan hidup yang menimpa , sungguh bagaikan air di relung<br />
lautan yang  dalam. Tidak akan pernah terguncang meski ombak dan badai saling menerjang.  Pun<br />
laksana karang yang tegak tegar, yang tak akan pernah bergeser saat  dihantam gelombang sedahsyat apapun. Sekali-kali tidak akan terbersit rasa putus  asa ataupun keluh kesah berkepanjangan.</p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;color:#006200;">Memang, betapa luar biasa para  penghuni rumah tangga yang memiliki hati yang bersih. Nikmat<br />
datang tak akan  pernah membuatnya lalai dari bersyukur. Andai pun musibah yang menerjang,  ia<br />
akan mampu menegndalikan kayuh bahtera dengan tenang. Subhanalloh, sungguh  teramat menegesankan.<br />
Wallahu a’lam Bisshowab  (and)**</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/luka1924.wordpress.com/72/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/luka1924.wordpress.com/72/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luka1924.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luka1924.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luka1924.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luka1924.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luka1924.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luka1924.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luka1924.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luka1924.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luka1924.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luka1924.wordpress.com/72/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luka1924.wordpress.com&blog=3800389&post=72&subd=luka1924&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luka1924.wordpress.com/2008/09/17/bekal-utama-berumah-tangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c5d7c87262cc48777a4547d844ed7129?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">luka1924</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>